Tulisan ini mungkin terdengar sederhana, tapi diam-diam selalu menjadi caraku menyambut bertambahnya usiamu. Entah kau menganggapnya penting atau tidak, entah kau ingin mendengarnya atau justru menghindarinya, aku tetap melakukannya, dari tahun ke tahun.
Lucu, ya? Aku sendiri kadang bertanya, kenapa aku selalu merayakanmu. Apakah karena peranmu begitu besar dalam hidupku? Atau karena ada sesuatu tentangmu yang tak pernah benar-benar bisa aku abaikan?
Sampai hari ini, aku pun belum menemukan jawabannya.
Yang aku tahu, selalu ada doa yang kuucapkan untukmu diam-diam, tanpa perlu kau tahu seberapa sering namamu kusebut di dalamnya.
Mungkin kata-kata ini tak pernah cukup untuk menjelaskan apa yang sebenarnya kurasa. Tapi semoga, di antara baris-barisnya, kau bisa merasakan bahwa kehadiranmu… selalu berarti, dengan cara yang bahkan aku sendiri belum sepenuhnya pahami.