Life is choise, iya jika memang benar kita bisa memilih, nyatanya kita tidak bisa memilih untuk dilahirkan atau tidak, kita tidak bisa memilih siapa orangtua kita atau keluarga kita.

Tapi saat kita sudah terlanjur dilahirkan untuk menjalani hidup ini, kita harus memilih, mau bagaimana menjalani kehidupan kita kedepannya, walaupun memang terkadang susah juga untuk memilih apa yang benar-benar kita inginkan.

Hidup ini tidak mudah

Memang benar, untuk menjalani kehidupan yang sementara ini bukanlah termasuk hal yang mudah, semakin tua hidup ini semakin berat untuk saya menjalani hari-hari.

Kenapa? bukankah seharusnya semakin kita tua dan dewasa kita bisa lebih menikmati hidup dan bersyukur?

Itu yang seharusnya terjadi, namun tidak untuk beberapa orang atau bahkan rata-rata manusia dibumi ini. Semakin kita dewasa semakin banyak penekanan yang terjadi dalam hidup kita.

Kita harus dituntut untuk menjadi A, B, dan C padahal terkadang bukan itu yang kita inginkan.

Namun saat dimana saya harus memilih apa yang saya inginkan selalu terjadi pertentangan antara saya dan orangtua saya. Dan sejujurnya itu sangat melelahkan. Pertengkaran, sumpah serapah dan makian membuat saya muak.

Padahal yang saya inginkan hanya dukungan dan kepercayaan dari mereka.

Melawan itu salah dan berdosa

Hal ini yang membuat saya bingung sehingga saya tidak tahu bagaimana untuk menjalani kehidupan ini. Untuk beberapa hal saya selalu mencoba memberi penjelasan kepada mereka tentang apa yang saya pilih, tapi mereka tidak pernah benar-benar memberi kesempatan, yang pada akhirnya membuat saya melawan dan menetang mereka.

Itu benar-benar berdosa

Hal apa yang harus saya lakukan? mau bagaimana pun saya akan tetap salah dimata mereka. Saya akan selalu dicap anak yang tidak berbakti, yang suka melawan, dan mungkin durhaka.

Kewajiban membuat mereka bahagia

Semua anak pasti ingin membuat orangtua mereka bahagia dan bangga, bisa membalas semua kebaikan mereka yang telah melahirkan, menjaga kita hingga bisa menyekolahkan kita. Maka dari itu kita wajib membalas semua kebaikan-kebaikan itu.

Namun untuk melakukan semua itu bukanlah sesuatu yang mudah juga bagi setiap anak. Orangtua menggantungkan harapan yang begitu besar sehingga terkadang ini membuat tekanan-tekanan terhadap anak-anaknya, karena tekanan tersebut kadang membuat kita bingung untuk memulai dan harus bagaimana.

Sebenarnya bagi beberapa anak mereka sudah mencoba namun kadang masih tidak terlihat, memang ada yang berhasil dengan usaha keras mereka, mereka bisa membahagiakan orangtua, membuat mereka bangga, namun untuk beberapa anak lainnya yang sedang mencoba apakah itu tidak terlihat sedikitpun, sehingga terkadang mereka malah menjadi bahan cemoohan saja.

Saya merasa lelah

Tiba-tiba saya merasa lelah untuk menjalani kehidupan ini, bukan berarti saya tidak bersyukur, bukan karena iman saya lemah, tapi mungkin saya sudah berada difase dimana saya tidak tahu lagi harus berbuat apa.

Sebenarnya banyak yang sudah saya lakukan dan saya usahakan, namun bagi mereka seperti tidak terasa cukup. Untuk hal lainnya pun sudah terasa tidak menarik lagi.

Saya bosan melakukan hal-hal dalam hidup ini. Saya benar-benar tidak tahu harus bagaimana untuk bertahan.

Kesepian ini membunuh perlahan

Perlahan tapi pasti, tidak tahu saya akan bertahan atau tidak. Saya tidak tahu hal apa yang akan saya lakukan, apakah saya bisa kuat? bahkan saya tidak tau..

Sejujurnya banyak hal yang sangat berat dan menyakitkan yang terjadi dalam hidup saya, dan saya bisa bertahan hingga saat ini, tapi entah mengapa dalam beberapa waktu ini kenapa semakin terasa sulit hingga pikiran-pikiran negative selalu muncul?? ah ini benar-benar sangat melelahkan.. Dan kembali lagi keawal what you choose is what you become. Semoga saya bisa bertahan…